RSS

Cara Memperbaiki Printer yang tidak bisa ngeprint


Cara Memperbaiki Printer yang tidak bisa ngeprint

Cara Memperbaiki Printer Yang Tidak Bisa Ngeprint - Pernahkan anda mengalami dimana ketika sedang ngeprint kemudian printer berhenti mencetak dan kemudian tidak bisa dilanjutkan. Mungkin ketika mendapatkan masalah seperti itu anda kemudian mematikan printer dan kemudian menyalakan dan mencobanya kembali untuk ngeprint. Tetapi sayangnya printer tetap  tidak mau ngeprint. Bagaimana Cara Memperbaiki Printer yang tidak bisa ngeprint? Tidak perlu cara khusus untuk mengatasi masalah dimana printer tidak bisa atau tidak mau ngeprint. Yang perlu dilakukan adalah beberapa langkah berikut yang akan sobatpc.com sharing.

  1. Menghapus  dokumen secara manual
    Cara yang pertama adalah mencoba menghapus secara manual antrian dokumen pada jendela print queue tersebut. Bagi anda yang belum tau cara memunculkannya cukup double klik icon printer di bawah taskbar atau klik start, klik printer and faxes, double klik pada icon printer yang dikehendaki.
    Pada jendela print queue terdapat beberapa kolom yaitu:
    • DokumenName : yang merupakn nama dokumen yang kita cetak.
    • Status : status dokumen pada antrian yaitu spooling, paused atau printing.
    • Owner : user name orang yang mencetak dokumen
    • Pages : menampilkan jumlah halaman yang sudah dicetak dan jumlah keseluruhan halaman.
    • Size : ukuran dokumen dalam kilobytes
    • Submitted : menampilakan waktu pada saat dokumen dikirim ke printer.
Untuk menghapus dokumen dari daftar antrian cukup klik kanan dokumen tersebut dan pilih cancel.
  1. Menghapus file di folder C:WINDOWSsystem32spoolPRINTERS
    Apabila cara yang pertama tidak berhasil, maka kita harus menghapus dokumen tersebut dari folder spool yang ada di folder WindowsSystem32. Untuk melakukan hal ini tentu saja account yang kita pakai harus memiliki previllage sebagai Administrator. Berikut cara menghapus file-file tersebut.
    • Klik Start, klik Control Panel dan pilih Administrative tools, klik Service
    • Cari “service” yang namanya Print Spooler kemudian klik kanan dan pilih Stop. Jangan ditutup dulu window Service
    • Buka folder C:WINDOWSsystem32spoolPRINTERS
    • Hapus semua file yang ada di folder PRINTERS tersebut.
    • Kembali ke jendela Windows Services, klik kanan pada Print Spooler dan pilih Start
Setelah file-file di folder C:WINDOWSsystem32spoolPRINTERS dihapus dan service Print Spooler aktif kita bisa memulai lagi mencetak dokumen.
  1. Close Session
    Untuk printer yang dipake secara rame-rame (sharing), kadangkala terjadi kasus dimana terdapat user yang tidak bisa mengirim dokumet ke printer sharing tersebut sementara user yang lain tidak bermasalah. Biasanya kalau kita lihat ke jendela Printer and Faxes maka status printer tersebut adalah unable to connet. Untuk mengatasi hal ini kita bisa melakukan langkah-langkah berikut ini:
    • Buka jendela Computer Management. Klik kanan icon my computer, klik manage.
    • Expand System Tools, kemudian expand Shared Folder, da klik Sessions.
    • Pada jendela sebelah kanan terdapat daftar user yang terhubung ke komputer kita.
    • Cara yang paling mudah blok aja semua user lalu pilih close session.
    • Kemudian coba lagi user yang tadi untuk melihat status printer pada jendela Printer and Faxes, kalau statusnya sudah ready maka printer sharing tersebut bisa dipake untuk ngeprint lagi.
Demikianlah cara yang bisa kita lakukan apabila terdapat printer yang tidak bisa ngeprint. Cara tersebut biasa saya pakai dan sejauh ini berhasil.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Konsultasi Komputer



 Jika diantara teman-teman ada masalah dengan komputernya dan bingung atau malah tidak tahu bagaimana cara mengatasinya, terlebih jika masalah tersebut sebenarnya sepele, yang sebenarnya bisa di atasi sendiri sebelum memutuskan untuk membawa ke tempat service, sekarang bisa langsung berkonsultasi / mengajukan pertanyaan bisa menghubungi kami di Facebook atau No Telpon +6287715213635 pada postingan artikel ini. Konsultasi ini tidak dipungut biaya alias gratis, dan ditujukan lebih spesifik bagi pemula, karena jika sudah ahli pasti nggak butuh konsultasi lagi ( soalnya sudah hafal di luar kepala ).

Konsultasi bisa mencakup masalah hardware ( PC Komputer, Laptop, Printer, Monitor) dan software ( Windows, Driver, Aplikasi ). Sebagai jawaban dari setiap penanya, saya akan tunjukkan alamat link yang terkait dengan pertanyaan.
Demikian yang dapat saya sampaikan dan terimakasih atas partisipasinya, semoga bermanfaat bagi penanya dan pembaca. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sejarah Kabel UTP

 
 
Sebelum kita membahas sejarah kabel UTP, akan lebih baik jika kita mengetahui pengertian dari kabel UTP terlebih dahulu. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah kabel yang biasa digunakan untuk membuat jaringan atau network computer berupa kabel yang didalamnya berisi delapan buah kabel yang dipilin, dimana setiap kabel mempunyai warna yang berbeda-beda yang digunakan sebagai standart pemasangan kabel jaringan computer, yang setiap pasangnya adalah kembar dengan ujung konektor. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadapinterferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan.
· Ada dua macam Twisted Pair, yaitu:
1. Unshielded Twisted Pair (UTP)
2. Shielded Twisted Pair (STP)
· Perbedaan kedua jenis Twisted Pair adalah:
a. STP terdapat lapisan pelindung atau selubung kabel internal.
b. UTP tidak mempunyai lapisan pelindung kabel.
· Kabel UTP lebih terkenal daripada STP, karena kabel UTP lebih sering digunakan sebagai kabel jaringan.
· Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) ada 2 macam:
1. Untuk kabel telepon yang berisi 4 buah kabel.
2. Untuk jaringan computer yang berisi 8 buah kabel.
· UTP dispesifikasikan oleh organisasi Electronic Industries Association (EIA) dan Tellecommunication Industries Association (TIA).
· Ada 2 standard untuk strtuktur pengkabelan :
1. EIA/TIA-568 yang dikeluakan oleh Electronic Industries Association dan Telecommunications Industry Association.
2. ISO 11801 yang dikeluarkan oleh ISO.
KATEGORI UTP (Unshielded Twisted Pair)
UTP dikategorikan menjadi delapan (7) kategori :
1. Kategori 1 Hanya mampu mentransmisi suara/voice saja, tidak termasuk data.
2. Kategori 2 Kecepatan transmisi data maksimal 4 Mbps.
3. Kategori 3 Kecepatan transmisi data maksimal 10 Mbps.
4. Kategori 4 Kecepatan transmisi data maksimal 16 Mbps.
5. Kategori 5 Kecepatan transmisi data maksimal 100 Mbps.
6. Kategori 5 enhanced Kecepatan transmisi data maksimal 1000 Mbps.
7. Kategori 6 Kecepatan transmisi data maksimal 1000 Mbps.
8. Kategori 7 Kecepatan transmisi data maksimal 1000 Mbps.
PERANGKAT YANG BERHUBUNGAN DENGAN UTP
Alat-alat yang berhubungan dengan pemakaian kabel UTP :
1. Konektor RJ-45.
a. RJ-45 : untuk jaringan komputer.
b. RJ-11 : untuk kabel telepon.
2. Tang Crimping (Scrimping tools).
3. LAN Tester.
4. HUB, BRIDGE, ROUTER

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS